Tidak seperti Aliando Syarief yang mengorbankan pendidikan demi mengejar karier di dunia hiburan, Omar Daniel justru mengutamakan pendidikan.
Bagi dia, pendidikan merupakan segalanya. Kegiatan syuting sinetron sebisa mungkin tak menganggu proses kuliah.
“Dari kecil saya sudah ditanamkan orang tua bahwa Tuhan, keluarga, dan pendidikan nomor satu. Pendidikan, menurut saya, adalah hal yang membedakan kita dengan orang lain. Pendidikan juga bisa merubah pola pikir kita,” beri tahu mahasiswa Jurusan Hubungan Masyarakat Universitas Mercubuana Jakarta ini.
Bagi dia, pendidikan merupakan segalanya. Kegiatan syuting sinetron sebisa mungkin tak menganggu proses kuliah.
“Dari kecil saya sudah ditanamkan orang tua bahwa Tuhan, keluarga, dan pendidikan nomor satu. Pendidikan, menurut saya, adalah hal yang membedakan kita dengan orang lain. Pendidikan juga bisa merubah pola pikir kita,” beri tahu mahasiswa Jurusan Hubungan Masyarakat Universitas Mercubuana Jakarta ini.
“Sinetron membuat kaya secara materi, sedangkan pendidikan mejadikan otak kita yang kaya. Saya bersyukur mereka (Sinemart) bersedia memenuhi syarat yang saya ajukan. Isi syarat itu, saya ingin fokus kuliah. Apa pun yang terjadi kuliah tetap nomor satu. Kegiatan syuting mengikuti jadwal kuliah saya. Apalagi saya sudah semester akhir,” Omar mengungkapkan.
Bungsu dari empat bersaudara ini mengaku, banyak pelajaran di bangku kuliah yang bisa diaplikasikan ke dunia hiburan. Salah satunya, tentang menjaga reputasi.
“Saya kuliah di jurusan Humas dan tahu bagaimana beratnya membentuk dan menjaga reputasi. Untuk menjaga reputasi, saya harus berperilaku sebaik mungkin,” Omar mengatakan.
Bungsu dari empat bersaudara ini mengaku, banyak pelajaran di bangku kuliah yang bisa diaplikasikan ke dunia hiburan. Salah satunya, tentang menjaga reputasi.
“Saya kuliah di jurusan Humas dan tahu bagaimana beratnya membentuk dan menjaga reputasi. Untuk menjaga reputasi, saya harus berperilaku sebaik mungkin,” Omar mengatakan.
